Usai Sidang, DPRD Kota Tanjungpinang Jadwalkan Kembali Pemanggilan Walikota Rahma

Whatsapp Image 2021 09 20 At 19.01.28
Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Hj Yuniarni Pustoko Weni SH, Senin (20/9/2021).

Liputanesia.co.id, Tanjungpinang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang akan rescedul pemanggilan Walikota Tanjungpinang Hj Rahma S.ip, terkait dengan statemennya tentang media, yang mengakibatkan timbul gejolak dari para insan pers yang tergabung mengatasnamakan Aliansi Peduli Insan Pers (APIP) secara sepontanitas, Senin (20/9/2021).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Hj Yuniarni Pustoko Weni SH, saat di hubungi delegasi APIP lewat handphon selulernya mengatakan bahwa,” Saat ini DPRD Kota Tanjungpinang sedang banyak agenda, terkait pembahasan APBD-P.

Bacaan Lainnya

Untuk itu rekan-rekan APIP mohon bersabar dulu, nanti setelah selesai pembahasan kita akan rescedul kembali untuk pemanggilan Wako Tanjungpinang. agar bisa mengklarifikasi ucapannya pada salah satu media pada waktu lalu kepada APIP nya,” Sebut Weni.

Disisi lain, salah satu delegasi APIP Tengku Azhar. terkait akan adanya demo dari elemen lain ke kantor DPRD Kota Tanjungpinang, dengan tegas Tengku Azhar mengatakan bahwa,” APIP tidak ada kolerasinya dari demo itu oleh elemen lain ke kantor DPRD Kota Tanjungpinang, APIP dari awal berkomitmen meminta klarifikasi Walikota Tanjungpinang Hj Rahma, tentang statemennya dianggap mencederai profesi beberapa Insan Pers yang tergabung di APIP,” Jelasnya.

Oleh karena itu, “APIP terus mendesak DPRD Kota Tanjungpinang agar dapat memediasi Walikota Tanjungpinang Hj Rahma dengan APIP secepatnya, agar tidak timbul bias-bias dan opini-opini baru.”

“APIP tidak mau ditunggangi oleh siapapun, dan dalam bentuk apapun, selain dari pada tujuannya menjaga marwah profesi yakni meminta klarifikasi Wako Tanjungpinang Hj Rahma secara langsung,” tegas Tengku Azahar.

Semoga polemik Wako Tanjungpinang Hj Rahma dengan APIP bisa terselesaikan cepat dan baik secara bermartabat, sopan, dan elegan, karena negara kita adalah negara demokrasi dan reformasi, dilandasi dengan Undang-undang dan legistimasi, tutup Tengku Azhar.

Pos terkait