Sidak BPOM dan Dinas Koperasi-UKM Anambas Diduga Bocor!! Barang Kadaluarsa Hanya Ditemukan Permen dan Makanan Ringan

Sidak Bpom Dan Dinas Koperasi-Ukm Anambas
Sidak barang dan makanan kadaluarsa oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Batam bersama Dinas Koperasi-UKM (DKUMPP) Kabupaten Kepulauan Anambas, Selasa (15/3/2022).

Liputanesia.co.id, Anambas – Sidak barang dan makanan kadaluarsa oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Batam bersama Dinas Koperasi-UKM (DKUMPP) Kabupaten Kepulauan Anambas di duga bocor,? Pada Selasa (15/3), pihak terkait hanya menemukan permen dan makanan ringan saja, Rabu (16/3/2022).

Hal tersebut diketahui setelah wartawan liputanesia.co.id melakukan pantauan dilapangan adanya Razia yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi-UKM bersama pihak BPOM Kota Batam.

Bacaan Lainnya
Sidak BPOM kali ini dengan melibatkan langsung Febi Setiawan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan pengecekan di sejumlah toko-toko di Kota Tarempa.

Menurut Feby, “Sepanjang pemeriksaan yang kita mulai dari pagi sampai siang ini, dibeberapa toko Masih ada barang yang kadaluarsa.”

“Bagi para pedagang maupun distributor dan pedagang eceran, yang masih kedapatan menjual barang yang sudah kadaluarsa, maka langsung kita tarik dan kita musnahkan ditempat,” ucap Feby.

Dan terkait produk-produk yang sudah kadaluarsa tersebut,” Nanti kita bikinkan berita acaranya, untuk sangsi bagi yang kedapatan menjual barang yang sudah tidak layak konsumsi atau kadaluarsa akan kita buat surat peringatan,” tegas nya.

Sidak Bpom Dan Dinas Koperasi-Ukm Anambas
@Liputanesia.co.id

Saat disinggung oleh wartawan liputanesia.co.id apakah sidak kali ini hanya di kota tarempa saja.

Feby menerangkan,” Untuk hari ini sidak sementara di Tarempa dulu, nanti selanjutnya akan ditindak lanjutkan dari Dinas Koperasi-UKM Anambas,” tutup nya menjelaskan.

Setelah dilaksanakannya sidak di sejumlah toko-toko di kota Tarempa, pihak BPOM Batam bersama Dinas Koperasi-UKM Anambas hanya menemukan segelintir barang kadaluwarsa seperti permen dan makanan ringan.

Sementara barang-barang lainya seperti obat-obatan, tepung, makanan kaleng (Sarden), susu cair, susu kaleng maupun sirup kadaluarsa tidak ditemukan dalam sidak yang dilaksanakan pihak BPOM bersama Dinas Koperasi-UKM diduga bocor.?

Pos terkait