Roy Huffington: Restorative Justice Tidak Untuk Penanganan Perkara ‘Korupsi’ di Tingkat Desa

Roy Huffington: Restorative Justice Tidak Untuk Penanganan Perkara 'Korupsi' Di Tingkat Desa
Kacabjari Natuna di Tarempa Kepulauan Anambas, Roy Huffington SH, MH., saat memberikan sosialisasi pemahaman kepada masyarakat tentang Restorative Justice penyelesaian perkara hukum diruangan Aula Desa Tarempa Barat, Senin (18/7/2022).

Liputanesia, Anambas – Kepala Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Natuna di Tarempa Kepulauan Anambas. Roy Huffington Harahap SH, MH., Sampaikan sosialisasi tentang pemahaman Restorative Justice (RJ). Namun, saat ini tidak untuk penanganan ‘Korupsi’ di tingkat Desa, Senin (18/7/2022).

Pengertian sosialisasi Restorative Justice (RJ) disampaikan langsung oleh Roy Huffington, di Aula Kantor Desa Tarempa Barat yang merupakan program Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia. dalam menjalankan perundang-undangan, sesuai Perda Nomor 15 Tahun 2020.

Bacaan Lainnya

Penyelesaian perkara hukum yang dimaksudkan, seperti dalam perkara. penganiayaan, KDRT, pengelapan dan Pencurian yang dapat diselesaikan melalui musyawarah,” terang Roy (Sapaan-Red) saat memberikan sosialisasi RJ di Aula Kantor Desa Tarempa Barat.

Menurut Roy, penanganan Restorative Justice di Desa kepada masyarakat. Demi menghilangkan Segma Negatif terkait ‘hukum tajam kebawah tumpul keatas’.

Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Ketua BPD, Kepala Dusun, RT-RW, Tokoh Masyarakat dan Ibu-ibu PKK Desa Tarempa Barat.

Masi ditempat yang sama, setelah selesai menyampaikan sosialisasi RJ di Aula Kantor Desa, Beberapa Wartawan melakukan pertanyaan, salah satunya Wartawan ini.

Apakah sosialisasi Restorative Justice juga termasuk dalam perkara penanganan ‘Korupsi’ ?

“Kalau untuk ‘Korupsi’ Restorative Justice belum ada perkara yang di RJ kan, masi isu-isu terdengar ke kami,” jawab Roy sedikit terseyum.

Kemudian Wartawan kembali bertanya, apa langkah-langkah Restorative Justice dalam penanganan penggunaan Anggaran Dana Desa yang retan terhadap’Korupsi’.

Roy menegaskan, itu belum bisa kita jawab,” tutupnya singkat atas pertanyaan Wartawan.

Pos terkait