PT BAI Berhasil Menjadi Pelopor PPKEK, Pelaku Usaha Diharapkan Mampu Investasi Di Kepri

Whatsapp Image 2021 10 14 At 12.57.38
Ekspor perdana, Kamis (14/10/2021).

Liputanesia.co.id, Tanjungpinang – Sesuai Arahan Menteri Keuangan terkait Program Pemulihan Ekonomi Nasional. Maka, DJBC agar menguatkan koordinasi antar unit unit internal dan kolaborasi dengan unit eksternal dalam menjaring dan clien potensial guna mengerakkan ekspor, Kamis (14/10/2021).

Direktorat jenderal bea dan cukai (DJBC), direktorat jenderal pajak (DJP) dan lembaga sigle windows (LNSW) bersinergi untuk membangun tool berupa sistim aplikasi pemberitahuan pabean kek (PPKEK) agar kegiatan ekspor impor dikawasan ekonomi khusus dapat berjalan efektif dan efisien.

Bacaan Lainnya

Selain trade facilitator yang merupakan salah satu fungsi utama DJBC, kantor wilayah DJBC khusus kepulauan Riau. Telah melakukan industrial asistance secara kontinu kepada PT Bintan Alumina Indonesia (PT. BAI). agar dapat bersaing di pasar internasional, serta menciptakan iklim perdagangan yang lebih kondusif.

Dewan Nasional kawasan Ekonomi khusus, pada Rabu (13/10). Direktorat Fasilitas kepabeanan, direktorat informasi kepabeanan dan cukai, direktorat peraturan perpajakan I, direktorat efisiensi proses bisnis, kantor wilayah DJBC khusus kepulauan Riau, dan KPPBC TMP B Tanjungpinang menghadiri ekspor perdana dengan mengunakan dokumen PPKEK berupa Sandy Calcined Mettalurgical Grade Alumina seberat +20.000 (dua puluh ribu) ton dengan nilai + 110 (seratus sepuluh miliar).

Dari ketiga Kek tersebut diantaranya, Kek Galang Batang, Kek Kendal, dan Kek Sei Menkei. yang ditunjuk oleh dewan Nasional kawasan ekonomi khusus untuk piloting penerapan PPKEK, Kek Galang Batang dengan nilai investasi yang diperkirakan akan meningkat menjadi 17 triliun pada akhir tahun ini berhasil menjadi pelopor penerapan PPKEK.

Melalui Kepala KPPBC TMP B Tanjungpinang. Syahirul Alim menyampaikan,” kami berharap investasi besar dan keberadaan PT. Bintan Alumina Indonesia (PT.BAI) ini, dapat bermanfaat memberikan feedback atau dampak positif bagi masyarakat. Khususnya masyarakat pulau Bintan dan kepulauan Riau”

“Karena keberhasilan KEK tidak terlepas dari dukungan semua pihak, Baik Pemerintah Pusat maupun Daerah. Sesuai Undang-Undang Cipta Kerja, diharapkan pelayanan investasi dapat lebih cepat dan sederhana. Dengan adanya kegiatan ekspor perdana PT. Bintan Alumina Indonesia (PT.BAI), diharapkan dapat meningkatkan minat pelaku usaha lain untuk menginvestasikan usahanya di Indonesia khususnya di Provinsi Kepulauan Riau,” Pungkas Sahirul Alim Selaku Kepala KPBC TMP B Tanjungpinang Kepada Awak Media Ini.

Pos terkait