Letkol Abdul Latif: Peringatan Maulid Nabi Hari ini, Permasa Harus Tingkatkan Silaturahmi

Img 20211115 Wa0000
Letnan Kolonel (Letkol) TNI AU Abdul Latif S.Ag, putra asli kelahiran Aceh melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H bersama Persatuan Masyarakat Aceh (Permasa) Tanjungpinang dan Bintan, di Aula Kota Tanjungpinang, pada Minggu (14/11/2021) pagi.

Liputanesia.co.id, Tanjungpinang – Letnan Kolonel (Letkol) TNI AU Abdul Latif S.Ag, putra asli kelahiran Aceh melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H bersama Persatuan Masyarakat Aceh (Permasa) Tanjungpinang dan Bintan, di Aula Kota Tanjungpinang, pada Minggu (14/11/2021) pagi.

Acara dilaksanakan untuk meningkatkan Ukhuwah Islamiah serta mempererat kembali tali silaturahmi kepada masyarakat Aceh perantau yang berada di Tanjungpinang dan Bintan.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan nya, Abdul Latif yang menjadi sebagai Ketua Panitia peringatan maulid nabi Muhammad SAW 1443 H, menyampaikan,” Alhamdulilah pelaksanaan Maulid Nabi besar Muhammad SAW tahun ini bisa terlaksana. Setelah lama tidak dilaksanakan, karena pandemi covid-19 di tanah air yang kita cintai ini kian meningkat.”

“Dan baru hari ini, kita bisa melaksanakan kembali, saya mengharapkan kepada saudara/i saya di (Permasa), supaya peringatan Maulid Nabi tetap dilaksanakan tiap tahun nya,” Ucap Letkol Abdul Latif.

Kedepan,” Permasa Tanjungpinang harus lebih meningkatkan lagi di hari-hari besar keagamaan, seperti peringatan Maulid Nabi, maupun Israk mi’raj, serta harus tingkatkan silaturahmi, demi menjaga tali silaturahim terhadap keluarga besar Permasa,” tuturnya.

Mungkin ada saudara/i kita yang belum tau, atau tidak termonitor dipelosok – pelosok tentang kegiatan Maulid Nabi ini, mari sama sama kita ingatkan, untuk mengenang budaya Masyarakat Aceh yang sudah ada, agar tidak lekang dari kemajuan Zaman,” ucap nya lagi.

Kita laksanakan Maulid Nabi ini, seakan akan kita sedang berada di kampung sendiri, sehingga kita tidak terpikir kalau kita sedang hidup didalam perantauan.

Ibarat sapu lidi, jika bercerai berai kita bisa dengan mudah dipatahkan, tapi kalau sapu lidi sudah diikat menjadi satu, maka kita susah untuk dipatahkan. semoga kedepannya Permasa ini bisa kuat, sehingga tidak bisa diganggu oleh siapapun. Apalagi permasa di Tanjungpinang dan Bintan, sudah memiliki (KK) 300 lebih,” Pungkas letkol TNI AU Abdul Latif dalam penyampaian nya.

Pos terkait