Kades Air Biru Anambas, Badri: Saya Bukan PNS !! Jadi Tak Masalah Istri Dua

Kades Air Biru Anambas, Badri: Saya Bukan Pns !! Jadi Tak Masalah Istri Dua
Kepala Desa Air Biru Kecamatan Jemaja kabupaten Kepulauan Anambas. Badri, secara terang-terangan menangapi dan menyampaikan kepada wartawan liputanesai.co.id pada, Rabu (26/1/2022).

Liputanesia.co.id, Anambas – Memiliki istri dua secara agama memang tidak menjadi permasalahan hukum dalam syari’at, namun disatu sisi dengan memiliki istri dua tentunya bisa menjadi banyak perhatian ditengah masyarakat.

Apalagi jika seseorang aparatur pemerintahan desa telah memiliki istri dua, yang juga sebagai tokoh masyarakat. tentunya semakin besar tangung jawab kepala desa dalam mengurusi pemerintahan yang di emban kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

Disamping memiliki runitas yang padat, seorang kepala desa juga disibukan dengan urusan-urusan pemerintahan.

Namun berbeda hal nya dengan Kepala Desa Air Biru Kecamatan Jemaja kabupaten Kepulauan Anambas. Badri, secara terang-terangan menangapi dan menyampaikan kepada wartawan liputanesai.co.id pada, Rabu (26/1/2022) siang untuk memberikan klarifikasi melalui telpon WhatsApp, dan Ia membenarkan.

“Iya benar, istri saya ada dua dan tinggal dalam satu rumah”

“Kalau untuk di desa alhamdulilah tak ada keberatan apa-apa, baik keluarga atau masyarakat, baik dari keluarga istri pertama maupun dari keluarga istri kedua, semua baik-baik aja,” Terang nya

“Sampai saat ini kami akur-akur aja, yang kedua saya tidak ada menyusahkan siapapun baik keluarga saya maupun keluarga dari kedua istri saya, yang sudah hampir tiga tahun kami jalankan rumah tangga ini, menurutnya tidak ada masalah,” Tutur nya.

Bahkan sebelum saya menjadi kades, saya sudah bersama kedua istri saya sampai saat ini, bagi saya, tidak ada pengaruh, dan kami baik-baik saja,” Ungkap nya.

Ia juga menambahkan,” Kalau mengenai tugas-tugas saya sebagai kepala desa, saya bukan PNS, jadi tak masalah jika istri saya dua. Kalau seandai nya saya PNS, atau Pegawai Negeri, mungkin itu tidak di bolehkan,” Ujarnya.

Apalagi saya hanya pejabat sementara di pemerintahan tingkat desa, “Bahkan istri pertama saya juga sudah mengesahkan jadi tidak ada masalah Sampai hari ini, memang sebelumnya masyarakat desa sempat mempertanyakan, namun akhir semua baik-baik aja,” Tutup Kades.

Pos terkait