Imigrasi Kelas I Tanjungpinang Pastikan, Pelabuhan SBP Bukan Jalur Travel Bubble Bagi Wisman

Imigrasi Kelas I Tanjungpinang
Kantor Imigrasi kelas I Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau.

Liputanesia, Tanjungpinang – Sesuai Rilis Diskominfo Provinsi Kepulauan yang disampaikan Gubernur Kepri telah mengajukan surat kepada tiga Kementerian untuk mendapatkan syarat keringanan Travel Bubble, pada tanggal 23 Maret 2022 belum lama ini, Selasa (5/4/2022).

Kutipan rilis sebelumnya Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyebutkan bahwa, dalam mengupayakan kemudahan turis Singapura berkunjung ke Kepri, Pemprov Kepri langsung mengirimkan surat yang ditujukan kepada kepala BNPB RI Mayjend TNI Suharyanto, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan Menteri Hukum dan HAM RI Yasona Laoly.

Bacaan Lainnya

Surat Gubernur Kepri tersebut berisikan tentang permohonan agar pemerintah pusat meniadakan kewajiban turis Manca Negara melengkapi diri dengan hasil negatif RT-PCR pra kedatangan sebagai syarat untuk melakukan perjalanan bagi turis khusus yang akan melaksanakan tes ulang pada saat kedatangan.

Imigrasi Kelas I Tanjungpinang
Setiono, Pejabat Pengawas Bagian Penerbitan Dokumen Perjalanan Orang Asing.

Guna mendapatkan keterangan lebih lanjut, Awak Media inipun berusaha mendapatkan informasi untuk mewawancarai kepala kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang pada Senin (4/4) siang pukul 13.50 Wib yang diwakilkan kepada Pejabat Pengawas Bagian Penerbitan Dokumen Perjalanan Orang Asing Setiono diruang kerjanya.

“Saat ini, untuk jalur kunjungan Wisatawan Manca Negara yang akan memasuki ke kepulauan Riau, hanya lewat Batam dan kawasan Lagoi Bintan.”

“Imigrasi kelas I Tanjungpinang pastikan, untuk Pelabuhan SBP bukan jalur Travel Bubble masuk bagi Wisman,” tegas Setiono.

Dalam menegakkan aturan yang ada,” Untuk jalur ke Tanjungpinang sama sekali belum ada, karena pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang belum di tetapkan sebagai pintu masuk dan keluar, jadi harus melalui jalur Batam atau lagoi,” ujarnya.

Selain itu,” Wisman yang berkunjung ke kota Tanjungpinang harus melalui jalur yang sudah di tetapkan, dan dalam pengawasan pihak Imigrasi berdasarkan wewenangnya tetap mengawasi di jalur masuk yang telah ditetapkan.”

Sebagai contoh,” Wisman yang masuk ke Batam dan ingin berkunjung ke Tanjungpinang, petugas telah disiapkan dijalur masuk pelabuhan Punggur, dan saling berkoodinasi,” ungkapnya.

Saat disingung Awak Media ini, apakah saat ini sudah ada wisman Singapura yang masuk lewat pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, lalu jika ada berapa jumlahnya ?

Setiono menjawab,” tidak banyak, tapi ada, dan itu yang masuk lewat Batam berkunjung ke Tanjungpinang hanya untuk mancing,” tutupnya singkat dan tidak banyak berkomentar saat diwawancarai oleh Awak Media ini.

Pos terkait