Gawat!! Minyak Goreng Langka, Harga 45.000/2 Liter di Kepulauan Anambas

Minyak Goreng Semakin Langka. Berikut 3 Faktor Penyebabnya
Gambar Ilustrasi.

Liputanesia.co.id, Anambas – Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperidagkop dan UKM) Kepulauan Anambas, Maskur menjelaskan, harga minyak goreng belum konek dengan harga yang ditetapkan oleh pemerintah pusat yakni Rp.14.000/liter. “Penerapan dilapangan yang dibuat pemerintah mengenai harga minyak goreng per liternya Rp.14.000 yang bersubsidi belum sikron,” jelas Maskur diruang kerjanya, Selasa (15/2/2022).

Memang minyak goreng hari ini belum tersedia di Pulau Anambas. Hal itu dikarenakan, karna kita lagi menunggu juklak dan juknis dari Pusat juga. Naah sebetulnya sejauh mana penerapan minyak goreng satu harga itu khusus di daerah-daerah perbatasan, daerah-daerah yang jauh dikepulauan, itu yang pertama kata Maskur.

Bacaan Lainnya
Whatsapp Image 2022 02 15 At 16.39.48
Kepala Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah (Disperidagkop Dan Ukm) Kepulauan Anambas, Maskur, Selasa (15/2/2022).

Yang kedua, Natuna sudah pernah mengadakan, tetapi setelah diserbu oleh masyarakat, jualan minyaknya habis, mereka tidak bisa order lagi, karna tidak tersedia di distributor mereka. Jadi sekarang pertanyaan nya, “Kami mau tekan mereka dengan harga Rp.14.000/liter tapi barang tidak ada lagi atau biarkan dengan mekanisme pasar yang berlaku dulu tapi barang tersedia.” Nah itu yang kami harapkan sambil menunggu juklak dan juknis dari pusat, pungkasnya.

Maskur juga menambahkan, memang mereka masih mengunakan harga lama, di karenakan mereka belum mendapatkan harga minyak yang bersubsidi dari pemerintah, tutup Maskur.

Seperti berita yang diterima oleh awak media dalam penelusuran dilapangan, pihak Ameng selaku distributor minyak goreng yang berada di Kepulauan Anambas menjelaskan, stok kita kosong, dan tol laut tidak memuat banyak dan kami tidak ada minyak yang bersubsidi dari pemerintah, kata ameng.

Kami tetap menjual dengan harga lama yakni Rp 45.000/2 liter perbungkus pelastik dan masih dengan harga lama. disananya lagi kosong minyak goreng yang bersubsidi, pihak agen kami yang di Jakarta belum mendapatkan minyak dengan harga yang bersubsidi Rp.14.000/liternya. Jadi itu belum ada dan kita tidak bisa beli. Kami jual satu peti Rp.260.000,- minyak per 2 liter x 6 bungkus. Kalau 2 literan eceran di Rp,45.000, pungkas Ameng salah satu distributor minyak goreng di kepulauan anambas.

Pos terkait