Badan Perjuangan Pembentukan KKJ Sudah Bulat, DPRD Anambas Banjiri Pandangan Umum

Badan Perjuangan Pembentukan Kkj Sudah Bulat
Rapat Paripurna Penyampaian proposal terkait Badan Perjuangan Pembentukan Kabupaten Kepulauan Jemaja (BP2KKJ) sudah bulat, DPRD Anambas Banjiri Pandangan Umum, Senin (6/6/2022).

Liputanesia, Anambas – Rapat Paripurna Penyampaian proposal terkait Badan Perjuangan Pembentukan Kabupaten Kepulauan Jemaja (BP2KKJ) sudah bulat, DPRD Anambas Banjiri Pandangan Umum, Senin (6/6/2022).

Hal tersebut diketahui setelah awak media ini melakukan peliputan dan mendengarkan langsung pidato yang disampaikan oleh BP2KKJ diruang rapat paripurna lantai I DPRD Kepulauan Anambas.

Bacaan Lainnya

Megantara selaku juru bicara BP2KKJ menerangkan, kami masyarakat Jemaja sudah bulat menyatakan akan membentuk daerah baru untuk mewujudkan cita-cita mulia ini yang diberi nama Kabupaten Kepulauan Jemaja (KKJ).

Musyawarah Besar (Mubes) pembentukan (KKJ) telah kami laksanakan dan disepakati para kepala desa, BPD, Tokoh Masyarakat dan seluruh masyarakat Jemaja,” terang Megantara.

Pada hari ini Senin tanggal 6 Juni tahun 2022, kami masyarakat Jemaja menyampaikan dan sekaligus mengantarkan proposal usulan pembentukan daerah Otonom ke DPRD Kepulauan Anambas.

Tentunya hal ini membuktikan bahwa, pembentukan daerah Otonom Baru bukan keinginan segelintir elit yang ada di kepulauan Jemaja maupun diluar pulau Jemaja, melainkan adalah keinginan seluruh masyarakat,” tutup juru bicara BP2KKJ dengan tegas menyampaikan dalam pidatonya kepada DPRD.

Dalam kesempatan rapat paripurna yang disampaikan BP2KKJ, Rocky H Sinaga dari Fraksi Partai Golkar menangapi dan memberikan pandangannya.

Jika resapan BP2KKJ sudah menjadi ketentuan didalam undang-undang mengacu pada UU No 23/2014 tentang daerah otonomi baru itu sudah jelas, dan sudah dipelajari bisa terpenuhi.

Maka resapan-resapan itu kami sampaikan ke dalam bentuk Proposal, selanjutnya proposal itu juga disampaikan oleh bupati atau DPRD kepada Gubernur,” sebut Rocky.

Lalu Gubernur meneruskannya ke pusat untuk dilakukan penilaian terhadap persyaratan-persyaratan tersebut, apakah sudah memenuhi syarat atau belum, apabila sudah memenuhi syarat, baru kemudian disampaikan ke DPR RI untuk dilakukan persetujuan dengan kajian-kajian.

Nah ! kajian-kajian ini tidak dilakukan oleh kabupaten, setau saya,” ujar Rocky.

Disisi lain dari Fraksi PDIP Yusli YS juga turut menyampaikan pandangannya yang disambut Fahri Hidayat Fraksi Partai Nasdem, lalu kemudian dilanjutkan Ahmad Yani Fraksi Partai Bulan Bintang dengan puitisnya, dan terakhir ditutup Hj Tetti Hadiyanti Fraksi Partai Gerindra memberikan dukungan kepada BP2KKJ, agar jangan kendor dengan permasalahan-permasalahan yang dihadapi, pungkasnya.

Pos terkait