APIP RDP: DPRD Berjanji, Dalam Waktu Dekat Akan Surati Walikota Tanjungpinang

Img 20210816 Wa0112
Aliansi Peduli Insan Pers (APIP) Kota Tanjungpinang bersama DPRD Kota Tanjungpinang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (16/8/2021).

Liputanesia.co.id, Tanjungpinang – Aliansi Peduli Insan Pers (APIP) Kota Tanjungpinang bersama DPRD Kota Tanjungpinang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Senin, (16/8/2021) sekitar pukul 13.00 Wib, untuk menyikapi terkait sikap Walikota yang dinilai telah mencederai profesi, tugas, dan fungsi Wartawan.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Tanjungpinang. Hj. Yuniarni Pustoko Weni SH, dan dihadiri Wakil Ketua I beserta Ketua Komisi dan anggota DPRD Kota Tanjungpinang.

Bacaan Lainnya

Dalam RDP tersebut, APIP menyatakan sikap terkait Statemen Walikota Tanjungpinang Hj Rahma S.ip, yang di muat di salah satu Media Online beberapa waktu lalu. Untuk itu, APIP mendesak Walikota agar segera memberikan penjelasan atas ucapannya dalam pemberitaan tersebut. Adapun salah satu ucapanya yaitu, “Kalian Punya Media, Saya Punya Anggaran”.

Img 20210816 Wa0113
Perwakilan Apip Tengku Azhar, Senin (16/8/2021).

Mendengar tuntutan sikap yang diutarakan oleh APIP, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni SH berjanji, dalam waktu dekat akan Surati Walikota Tanjungpinang, Hj Rahma S.ip, untuk dapat hadir dalam RDP selanjutnya.

“Nanti setelah 17 Agustus, kita akan coba memanggil ibu Walikota untuk dapat hadir diruangan ini,” tutur Weni.

Selain itu, Dicky Novalino selaku Anggota DPRD Tanjungpinang dari Fraksi PKB menambahkan, bekaitan hal ini memang seharusnya Walikota Tanjungpinang dapat segera mengklarifikasinya, agar tidak menimbulkan kegaduhan yang berkepanjangan.

“Saya melihat pada Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 bahwa, Kepala Daerah memiliki 6 tugas, salah satunya Memelihara Ketentraman dan ketertiban masyarakat,” ujar Dicky.

Lanjut Dicky mengatakan, jika nantinya Walikota tidak juga hadir pada RDP selanjutnya, maka masalah ini akan kita teruskan ke Gubernur Kepri.

“Kita memang harus melaksakan apa yang diinginkan oleh APIP, yaitu memanggil Rahma selaku Walikota Tanjungpinang ke DPRD, untuk memberikan klarifikasi atas apa yang disampaikan APIP. jika tidak, perkara ini akan kita teruskan ke Gubernur,” tegasnya.

Pos terkait