Antisipasi Banjir, Anggota DPRK Aceh Utara Zulkifli Perjuangkan Bangun Jembatan dan Perbaikan Jalan Rusak

Anggota Dprk Aceh Utara Zulkifli
DPRK Aceh Utara Fraksi PKS Zulkifli mengunjungi jembatan penghubung 2 desa yakni, Desa Matang Arongan Kecamatan Tanah Jambo Aye dan Desa Lueng Bata kecamatan Baktiya, Minggu (13/3/2022).

Liputanesia.co.id, Aceh Utara – Menanggapi keluhan masyarakat di dua kecamatan, anggota DPRK Aceh Utara Fraksi PKS, Zulkifli mengunjungi jembatan yang terlalu rendah sehingga sering mengakibatkan tertahannya air mengalir disaat musim hujan tiba yang menyebabkan permukiman warga tergenang banjir, Minggu (13/3/2022).

Zulkifli anggota DPRK Aceh Utara Komisi IV kepada awak media liputanesia.com menjelaskan, kunjungannya itu menanggapi keluhan warga di dua Desa, yaitu Desa Matang Arongan Kecamatan Tanah Jambo Aye dan Desa Lueng Bata kecamatan Baktiya.

Bacaan Lainnya

”Insya Allah, aspirasi warga akan kita perjuangkan dalam Musrembang Dapil VI yang akan berlangsung pada hari Kamis (17/3/2022) di Kecamatan Seunuddon,” kata Zulkifli Anggota DPRK Aceh Utara.

Zulkifli juga menyebutkan, pembangunan jembatan itu akan diperjuangkan untuk jadi prioritas utama dalam pembangunan, apalagi selama ini pemukiman warga sering terkena imbas banjir disaat musim hujan.

Whatsapp Image 2022 03 14 At 10.09.19 1
Menggunakan Topi, Anggota Dprk Aceh Utara Fraksi Pks Zulkifli Mendengarkan Aspirasi Masyarakat, Minggu (13/3/2022).

Zulkifli didampingi oleh Keuchik Matang Arongan dan tokoh masyarakat juga memantau kondisi jalan rusak yang hampir runtuh akibat diterjang banjir.

”Selain jembatan, kita juga akan memperjuangkan perbaikan jalan ini yang kerusakannya disebabkan terjangan banjir akibat plat betonnya terlalu kecil, sehingga debit air yang mengalir terlalu kecil dan terjadi kikisan yang mengakibatkan runtuhnya badan jalan” jelas Zulkifli.

Sementara itu, Geuchik Lueng Bata Budiman yang di dampingi oleh Geuchik Matang Arongan, Yusril Usman kepada awak media menjelaskan kondisi ini diperparah setelah dilakukannya pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit di Desa Ujung Dama Buket Dara Baro, Unit VI dan beberapa Desa di Kecamatan Baktiya dan Jambo Aye, Aceh Utara.

Budiman menambahkan “warga disini sangat mengharapkan kepada Pemerintah agar jembatan ini dapat segera dirombak agar nantinya jika musim hujan tiba, tidak terjadi banjir air kiriman yang menyebabkan tergenangnya pemukiman warga dan puluhan hektar sawah yang berdampak gagal panen hingga ratusan juta rupiah. Jadi pembangunan jembatan ini sangat berguna bagi masyarakat di dua Kecamatan.”

Harapannya, dengan adanya perbaikan jembatan itu akan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Laporan: Cut Sinta Dewi

Pos terkait