Aksi Demo Menolak Masuk!! Kejati Kepri Tidak di Tempat

Kejati Kepri

Liputanesia.co.id, Tanjungpinang – Puluhan masa aksi demo yang tergabung dari LSM dan Ormas Kota Tanjungpinang di depan pintu pagar Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri menolak masuk setelah pihak Kejati memperbolehkan 5 orang mewakili aksi untuk menyampaikan tuntutan aspirasi nya, Selasa (22/3/2022).

Tuntutan aksi demo masa disampaikan Adiya Prama Rivaldi selaku Ketua Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (JPKP) bersama Erfan Indriyawan Himpunan Wartawan Daerah (Hiwada), Said Ahmad Syukri (Seknas Jokowi) dan Aryandi dari Gerakan Anak Melayu (Geram) Kota Tanjungpinang, pada Senin (21/3). didepan para pejabat tinggi kejati kepri yang dijaga oleh aparat kepolisian.

Bacaan Lainnya

Agar Kajati Kepri dapat menemui para aksi demo terkait dugaan korupsi TPP ASN yang mengalir terhadap Walikota dan Wakil Walikota sebesar Rp 3,9 Miliar yang telah dilaporkan JPKP dan masi menyimpan tanda tanya kelanjutan hasil penyelidikan dari pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau.

Kejati Kepri
Aksi Demo Terkait Dugaan Korupsi Tpp Asn, Senin (21/3/2022).
Adiya, salah satu aksi demo mengatakan dalam tuntutan nya, “ada 6 tutuntan yang kami sampaikan hari ini, tapi yang paling-paling utama kami menuntut kinerja Kejati Kepri yang lamban dalam menangani dan mengungkap dugaan kasus perkara korupsi TPP ASN Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang.”

Dengan itu,” hari ini Kami membawa berkas hasil serah terima dari Kejati Kepri pada tanggal 14 Oktober 2021 yang telah kami laporkan, dan kami juga membawa Berkas laporan dari Kejaksaan Agung RI. meminta kepada Kajati Kepri yang baru, agar segera menuntaskan jangan membuat kekecewaan di kejaksaan tinggi kepulauan Riau yang tak kunjung selesai ditangani,” kata Adiya dalam aksi demo menyampaikan didepan pejabat tinggi Kejati Kepri.

Disamping itu Adiya juga menambahkan penyampaian nya,” Untuk menantang Kejati Kepri yang baru, agar segera menuntaskan kasus-kasus yang ada di Kepri ini, khusus nya TPP ASN, jika hari ini Kajati Kepri belum bisa menemui masa aksi demo.”

Maka,” Kami akan tetap melakukan masa aksi demo lanjutan jilid II, atas tuntutan kami untuk bisa bertemu langsung dengan kajati baru, dan menolak masuk,” pungkas Adiya dengan tegas menyampaikan ditengah panas terik matahari bersama LSM dan Ormas dalam masa aksi demo di sei timun Sengarang.

Pos terkait