Abdurahman Suhu, SH.MH, PPKM itu sama Dengan PSBB, Anaknya Lockdown

Img 20210722 Wa0022 E1626962300465
Abdurahman Suhu, SH.MH berbaju putih didampingi rekan seperjuangan LMA, Kamis (22/7/2021).

liputanesia.co.id, Jakarta – Ketua Umum DPP Laskar Macan Asia (LMA) yang juga merangkap jabatan sebagai Ketua Dewan Kehormatan Profesi Advokat DPN P3HI, menyikapi perpanjangan PPKM. Menurutnya, jika dilihat dari tujuan pemerintah saat ini, pemerintah ingin pencapaian target Vaksin Covid-19 maksimal tercapai, agar segera terjadinya hard immunity secara nasional, tuturnya.

Namun dengan penerapan PPKM dan dengan dukungan dana yang begitu besar apabila tidak tepat sasaran maka dikuatirkan justru akan menimbulkan perekonomian menengah kebawah menjadi korban. Yang pasti dana yang dikeluarkan akan terbuang percuma, kata Abdurahman melalui via telepon kamis dini hari (22/7/2021).

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut ia mengatakan, Saya melihat, PPKM kurang lebih sama dengan PSBB, bedanya PSBB diatur daerah, dan kalau PPKM pusat yang atur. Dan kedua nya saya anggap anaknya lockdown, ujarnya.

“Saya heran, bukankah PSBB sudah gagal, kenapa masih mengulangi,? apakah tidak ada cara atau konsep atau strategi yang lain.”

“Saya hanya khawatir harapan tersebut tidak sesuai seperti yang diharapkan.”

Ya mudah mudahan pandangan saya meleset, kita tunggu sampai tanggal 25 mendatang. Saya berharap kepada yang diatas jangan menyalahkan rakyat atau mencari kambing hitam, kata Abdurahman ketua umum DPP LMA dan juga sebagai Advokat Nasional.

“Jadi intinya bahwa PPKM pusat yang di perpanjang hanyalah merupakan resemonial yang memiliki dampak bagi pelaku pembisnis. Perekonomian nantinya ditakutkan bisa hancur berantakan, dan ujung-ujungnya karyawan banyak yang di PHK. Akibatnya, rakyat indonesia selalu di rugikan, tutup pengacara kondang Abdurahman Suhu.

Abdurahman Suhu juga merupakan seorang Advokat yang sering melakukan bantuan hukum dalam kasus-kasus besar seperti kasus 338.JO 340 di aceh timur, serta penyorobotan pihak perusahaan PT A. Yang terletak di kabupaten landak. Selalu membela warga yang tertindas dan Alhamdulillah selalu menang dalam perkaranya.