Iklan

Iklan 970x250

,

Iklan

Bupati Ciamis Tinjau Jalan Amblas dan Longsor di 2 Titik, Pastikan Segera Ditangani

Heru Pramono
4 Apr 2025, 20:56 WIB Last Updated 2025-04-04T15:14:17Z
Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya didampingi Kadis PUPR, Camat Cimaragas dan Beberapa Pihak Terkait Turut Serta Meninjau Jalan Amblas di Dusun Cikupa Desa Raksabaya Kec. Cimaragas, Jumat (4/4/2025) pagi./Liputanesia. (Foto : Heru Pramono).

Ciamis - Cuaca ekstrem yang menyebabkan intensitas curah hujan tinggi membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Ciamis mengalami beberapa bencana alam. Baik bencana banjir, longsor dan sebagainya membuat prihatin Bupati Ciamis namun harus tetap kondusip berjalan seperti biasanya.

Warga jangan sampai terhambat akan akses jalan dan terkendala akan adanya banjir atau bencana alam lainnya.

Bupati memastikan akan situasi dan kondisi kesemuanya agar tetap kondusip dan berjalan sebagaimana biasanya, Jumat (4/4/2025) pagi saat mengunjungi lokasi jalan amblas di Dusun Cikupa Desa Reksabaya Kecamatan Cimaragas dan dilanjut ke daerah Kebon Jati (Bonja) di Desa Neglasari Kecamatan Pamarican.

Kunjungan dilakukan sebagai tanggungjawab dan bentuk kepedulian Pemerintah Daerah (Pemda) Ciamis terhadap kondisi infrastruktur yang terdampak bencana serta untuk memastikan langkah penanganannya berjalan cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Dalam kunjungannya, Bupati Herdiat didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Ciamis, Taufik Gumelar, Camat serta sejumlah pejabat desa dan tokoh masyarakat setempat.

Mereka menyusuri langsung ruas jalan yang mengalami kerusakan cukup parah akibat longsor dan pergerakan tanah.

Kondisi jalan yang amblas itu mengakibatkan terganggunya akses transportasi warga antar desa dan kecamatan.

Jalur yang biasanya ramai dilalui kendaraan roda dua dan empat kini tertutup tanah longsor, sehingga menyulitkan mobilitas masyarakat dan berpotensi menurunkan aktivitas masyarakat sekitar.

Bupati Herdiat menyampaikan, bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam melihat kerusakan infrastruktur yang berpotensi menghambat aktivitas warga.

Herdiat juga menekankan pentingnya respon cepat dari semua pihak, khususnya dari dinas teknis, agar perbaikan bisa segera dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan kontur tanah di wilayah tersebut.

“Kita akan segera lakukan perbaikan jalan agar tetap bisa digunakan sebagaimana mestinya. Tentu saja, semua akan disesuaikan dengan kondisi lapangan. Bahkan, jika memang diperlukan, kita akan mempertimbangkan alternatif relokasi jalur,” ujar Herdiat di hadapan warga yang turut menyaksikan peninjauan tersebut.

"Keselamatan dan kenyamanan warga adalah prioritas utama. Ia juga meminta agar setiap tahapan perbaikan dilakukan secara profesional dan tepat sasaran, sehingga hasilnya tidak hanya memperbaiki kerusakan saat ini, tetapi juga mampu bertahan dalam jangka panjang, "pintanya.

Kepala Dinas PUPRP Kabupaten Ciamis, Taufik Gumelar, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan kajian terhadap kondisi tanah dan tingkat kerusakan. Berdasarkan hasil tinjauan sementara, tanah di lokasi tersebut tergolong labil dan rawan longsor, sehingga dibutuhkan metode konstruksi yang sesuai.

“Kami akan gunakan metode perbaikan yang tepat, mungkin dengan sistem penahan tanah atau pengalihan alur air di sekitar jalan. Prinsipnya, hasil perbaikan harus kuat dan tahan lama agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ucap Kadis PUPR.

Taufik juga menyebutkan bahwa tim teknis sudah diturunkan untuk melakukan survei dan pengkajian lebih mendalam guna menyusun desain perbaikan yang komprehensif.

"Pekerjaan fisik akan dimulai secepat mungkin, setelah seluruh aspek teknis dan anggaran dipastikan siap, " ungkap Taufik Gumelar.

Kepala Satuan (Kasat) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani menjelaskan, berkat dukungan semua pihak, bencana yang terjadi di Ciamis, Alhamdulillah cepat tertangani.

Berkat dukungan semua pihak, bencana yang menimpa disejumlah wilayah Kabupaten Ciamis selama ini cepat tertangani. Dan alhamdulillah untuk kondisi jalan longsor di daerah Bonja Desa Neglasari Kecamatan Pamarican, saat ini sudah selesai ditangani dan sudah bisa dilalui oleh roda dua dan empat, "tegasnya.

"Sedang untuk jalan yang amblas di Dusun Cikupa Desa Raksabaya Kecamatan Cimaragas saat ini baru bisa dilalui oleh roda dua, sedang untuk kendaraan roda empat atau lebih belum, sampai saat ini belum bisa melintas, " ungkap Ani Supiani kepada Liputanesia.co.id.

Ani menghimbau kepada seluruh masyarakat atau siapapun jika ada kejadian bencana alam di seputar wilayah Kabupaten Ciamis "untuk segera mungkin berkordinasi atau menyampaikan informasi terlebih dahulu baik ke pemerintah setempat (desa) atau juga bisa menyampaikan kepada kami BPBD Ciamis, agar cepat ditangani," pintanya.

Camat Cimaragas, yang turut mendampingi kunjungan bupati, menyampaikan apresiasi atas perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Ciamis, Ia mengatakan bahwa kehadiran bupati ke lokasi merupakan bukti nyata bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayah perdesaan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian Pak Bupati. Ini menjadi penyemangat bagi kami di tingkat kecamatan dan desa untuk terus bersinergi menjaga infrastruktur agar tetap layak dan aman,” ucapnya.

Sejumlah warga yang ditemui di lokasi juga mengaku senang dan merasa diperhatikan. Mereka berharap agar perbaikan jalan segera direalisasikan, mengingat jalan tersebut merupakan salah satu jalur utama penghubung antar desa yang biasa digunakan untuk aktifitas sehari-hari masyarakat.

“Kami tiap hari lewat sini, bawa hasil tani ke pasar. Sekarang harus mutar jauh. Mudah-mudahan perbaikan jalan amblas ini bisa cepat diperbaiki,” ungkap Asep warga sekitar.

Diharapkan, perbaikan jalan ini bisa rampung dalam waktu dekat sehingga mobilitas warga kembali lancar dan roda perekonomian masyarakat Desa Raksabaya serta wilayah sekitarnya dapat berputar normal seperti sediakala.

Iklan